Bogor; 23 Juli 2008; Kegiatan dibuka oleh Kepala Bappeda Kota Bogor dengan membacakan sambutan dari Walikota Bogor. Dalam sambutannya, Walikota Bogor mendukung Program dan kegiatan yang telah digulirkan oleh DBE1. Setelah dibuka oleh Kepala Bappeda, SDC bersama-sama dengan DF dan ”tokoh kunci” kemudian secara berturut-turut memaparkan MBS, Strategi diseminasi DBE1 dan program/kegiatan DBE1 yang telah digulirkan di tingkat gugus (RKS/M, Komsek dan Leadership). Diskusi dan tanya jawab pun berlangsung terutama ketika menanggapi permasalahan yang berasal dari anggota DPRD Kota Bogor (Komisi D). Mereka sangat antusias ingin lebih tahu tentang Program DBE1 dengan akan diundangnya DBE1 untuk beraudiensi dengan anggota DPRD yang lain. Selain itu, anggota DPRD tersebut akan mengundang sekolah binaan DBE untuk mengetahui sampai sejauhmana kebermanfaatan Program DBE1. Pada dasarnya, DPRD Kota Bogor yang diwakili oleh anggota Komisi D tersebut mendukung program DBE1 dan siap untuk mengakomodir pengajuan anggaran oleh Dinas P & K Kota Bogor untuk melakukan diseminasi. Menurut mereka sekarang tinggal aspek ”will” dari Dinas P & K Kota Bogor. Acara ini dikikuti oleh Pengurus Muhammadiyah Kota, Dewan Pendidikan Kota Bogor, anggota DPRD (Komisi D) Kota Bogor, Korwas Kota Bogor, Dinas P & K Kota Bogor, Bappeda Kota Bogor, unsur media massa.
Karawang; 23 Juli 2008; Kepala Dinas Pendidikan Kab. Karawang menyempatkan hadir disela kesibukannya, didampingi dan diteruskan oleh Kabag TU Dinas Pendidikan Kab Karawang untuk memperlihatkan keseriusan dukungan dinas pada program-program DBE. Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD, Bapak Anjar Sembara, menyatakan dukungannya kepada dinas pendidikan untuk melakukan diseminasi pada program DBE. Dukungan kongkrit pada program DBE dbuktikan dengan dialokasikan dana melalui APBD sebesar 150 juta untuk program RKS, Leadership dan PAKEM.
Sukabumi; 29 Juli 2008; Dalam pembukaannya, Pak Nahji, Ketua Komisi IV DPRD Kab. Sukabumi menyampaikan pentingnya penyusunan RKS disekolah hal ini merupakan implementasi peraturan khususnya Permendiknas No.19 Tahun 2007. Dalam bahasa Pak Nahji penyusunan RKS tersebut merupakan “titah” peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu tidak alasan apapun untuk tidak melaksanakannya. Ada dan tidak adanya bantuan dari DBE-1 tetap saja kegiatan tersebut harus dilaksanakan. Pernyataan tersebut disambut baik oleh dinas Pendidikan dalam hal ini diwakili oleh Pak sudrajat Kasi SMA, Pak Nandang Kasi SMP dan Pak Yudi Kasi perencanaan. Pak yudi sampaikan bahwa dalam ABT tahun berjalan kegiatan penyusunan RKS akan segera dilaksanakan dengan anggaran 300 juta untuk 60 SD. Tanggapan positif juga disampaikan oleh Pak Endin Kasi Belanja langsung bagian anggaran dari DPKAD, bahwa DPKAD akan mengawal rencana tersebut agar dapat segera terwujud khususnya dalam ABT 2008. Jadi secara subtansif lokakarya Diseminasi ini dapat tercapai yaitu “Terbangunnya komitmen” diatara pemangku kepentingan (Dinas pendidikan, DPRD, DPKAD dan Dewan Pendidikan) untuk sama-sama mengawal agar proses diseminasi program kegiatan DBE1 agar segera terwujud di Kabupaten Sukabumi.
Indramayu, 24 Juli 2008; Bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kab. Indramayu, Bapak H. Mas’ud membuka kegiatan lokakarya Diseminasi. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik semua program DBE untuk diterapkan di lingkungan dinas pendidikan kabupaten Indramayu.

Your Comment